Surabaya, liputanmu – Terus berkemajuan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sawunggaling kembali menggelar kegiatan konsolidasi rutin bulanan yang dikemas secara hangat dan kekeluargaan.
Kegiatan yang diisi dengan agenda “kajian tipis-tipis” ini dilaksanakan pada Selasa malam, 28 Juli 2026, bertempat di salah satu kediaman pengurus di kawasan Jl. Gajah Mada Baru I, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo.
Pertemuan rutin ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota PRM Sawunggaling. Suasana keakraban tampak mendominasi jalannya acara, yang tidak hanya berfokus pada pembahasan program kerja tetapi juga diisi dengan pencerahan rohani singkat.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Yusuf, Ketua PRM Sawunggaling menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin dengan pembahasan program kerja dan evaluasi organisasi. Selain itu juga diisi dengan pencerahan rohani singkat serta ramah tamah menikmati hidangan bersama.
“Jadi ini rapat rutinan yang merupakan hasil raker dan amanah PCM Wonokromo. Kebiasaan kita ada kajian tipis-tipis untuk menguatkan pemahaman agama Islam kita.” Ungkapnya.
Lebih lanjut, Ustadz Yusuf, mengatakan bahwa melalui kegiatan bulanan semacam ini, PRM Sawunggaling terus berkomitmen untuk memperkuat ikatan silaturrahim antar-pengurus.
“Kegiatan bulanan semacam ini, PRM Sawunggaling terus berkomitmen untuk memperkuat ikatan silaturrahim antar-pengurus, meningkatkan koordinasi dakwah, serta menjaga kesinambungan gerakan persyarikatan di tingkat akar rumput.” Pungkasnya.
Aksi Nyata Lebih Baik dari Sekadar Diam: Apresiasi Tinggi untuk Semangat Gerakan PCMÂ
Semangat berbuat kebaikan dan berkontribusi nyata bagi masyarakat kembali disuarakan oleh pimpinan persyarikatan. Melalui pesan singkat yang penuh makna, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Ustadz Ir. Lukman, menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah riil yang telah dilakukan oleh para kader dan pengurus.
“Alhamdulillah, berbuat jauh lebih baik daripada diam.” Ujar Ustadz Lukman, yang juga menjabat sebagai Ketua Takmir Masjid Syuhada Ramah Center (SRC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya ini.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk refleksi sekaligus motivasi agar seluruh elemen di lingkungan PCM Wonokromo senantiasa proaktif, responsif, dan tidak ragu mengambil langkah nyata dalam setiap program kerja maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Makna dan Semangat Gerakan Nyata
Ustadz Lukman, Ketua PCM Wonokromo lantas menggarisbawahi beberapa poin penting dalam dinamika berorganisasi dan pelayanan umat, yakni:
Pertama, Orientasi Kerja Nyata: Mengutamakan aksi, eksekusi program, dan solusi di lapangan ketimbang terjebak dalam perdebatan atau sikap pasif.
Kedua, Kepekaan Sosial: Mendorong para pengurus dan anggota agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama dalam merespons berbagai persoalan umat.
Ketiga, Konsistensi Beramal: Menjadikan amal usaha dan kerja-kerja sosial sebagai wujud nyata dari nilai Islam yang progresif dan mencerahkan.
Harapan ke Depan untuk Dakwah Muhammadiyah di lingkungan Wonokromo
Dengan semangat kebersamaan dan aksi nyata yang terus dihidupkan, lanjut Ustadz Lukman, PCM Wonokromo berharap seluruh amal usaha, lembaga, dan ortom di bawah naungan Cabang Muhammadiyah dapat terus bergerak dinamis.
“Langkah kecil yang konsisten diyakini akan memberikan dampak yang jauh lebih besar dan luas bagi kemaslahatan umat serta kemajuan persyarikatan.” Pungkasnya.
Acara ditutup dengan diskusi interaktif seputar langkah strategis pelayanan umat di wilayah Sawunggaling dan sekitarnya. (Humas/Gus).














