Thursday, July 30, 2026
Thursday, July 30, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan: Nostalgia yang Membawa Keberkahan

Must Read

Inspirasi Kehidupan: Nostalgia yang Membawa Keberkahan

Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I.

(Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya)

(Catatan penuh kerinduan kelompok Welirang Diksuspala Spesial Edition Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Tahun 2021 di Ubaya Training Center, Mas Firdaus Kepsek SD Muhammadiyah Jember)

“Nostalgia itu ibarat rumah peristirahatan yang nyaman untuk sejenak melepas lelah, tetapi ia bukan tempat tinggal permanen. Ingatlah, fondasi dari masa depan yang kita pijak hari ini dibangun bersama keringat dan tawa mereka yang membersamai kita di masa lalu”

Makna di Balik Nostalgia, Keberkahan 

Nostalgia seringkali datang tanpa diundang. Bisa lewat aroma kopi di warung sederhana tempat kita dulu sering berdiskusi sampai larut malam, deretan lagu lama yang menemani masa-masa sulit, atau sekadar foto usang di galeri ponsel.

Merindukan masa lalu adalah hal yang sangat manusiawi. Ia membuktikan bahwa kita pernah hidup dengan penuh warna, pernah berjuang mati-matian, dan pernah merasakan kebahagiaan yang tulus.

“Namun, terjebak di dalamnya justru bisa membuat kita lupa bahwa waktu terus berjalan”

Mengapa Teman Seperjuangan Tidak Boleh Dilupakan?

Di balik setiap pencapaian atau titik balik dalam hidup kita hari ini, hampir selalu ada peran orang lain, khususnya teman baik seperjuangan. Ada 3 hikmah yang mestinya bisa menjadi perenungan dalam kehidupan sehari-hari kita, yakni:

Pertama, Melihat versi mentah kita: Orang-orang yang tahu persis bagaimana rasanya jatuh, kebingungan, dan tidak punya apa-apa, namun tetap memilih untuk tinggal dan mendukung.

Kedua, Menjadi cerminan kejujuran: Teman yang tidak hanya memuji saat kita di atas, tetapi juga berani menegur saat kita keliru.

Ketiga, Berbagi beban: Mengubah mimpi yang terasa mustahil menjadi beban yang terasa ringan karena dipikul bersama-sama.

Menjembatani Masa Lalu dan Masa Depan

Merawat hubungan dengan teman seperjuangan bukan berarti kita harus terus-menerus hidup di masa lalu. Sebaliknya, hal itu adalah bentuk rasa syukur. Maka, penting bagi kita untuk menjaga Ukhuwah Islamiyah diantaranya dengan hal berikut:

  • Kabari mereka: Sesekali, sapa mereka tanpa alasan khusus. Tanyakan kabar atau sekadar mengenang lelucon lama. Hubungan yang tulus tidak akan luntur meski diterpa kesibukan dunia.
  • Jadikan energi: Jadikan memori tentang perjuangan bersama sebagai bahan bakar saat kita menghadapi tantangan hari ini. Jika dulu kita bisa melewati badai bersama mereka, kita pasti bisa melewati kesulitan saat ini.

“Nostalgia yang sehat adalah jembatan yang menghubungkan rasa syukur atas masa lalu dengan semangat menghadapi hari esok, bersama orang-orang yang tak pernah lelah, dan percaya pada kita sejak awal”

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Inspirasi Kehidupan: Mengingat Akar dan Kemuliaan Seorang Guru

Inspirasi Kehidupan: Mengingat Akar dan Kemuliaan Seorang Guru Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I. (Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya) "Setinggi...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img