Wednesday, April 22, 2026
Wednesday, April 22, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Guru SD Musix Surabaya Pilih Umrah Ramadan Demi Idul Fitri 1447 H di Masjidil Haram

Must Read

Surabaya, liputanmu – Seorang guru Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya tetap berangkat menunaikan ibadah umrah di bulan Ramadan meski situasi geopolitik di sejumlah wilayah Timur Tengah dalam kondisi memanas.

Ustadzah Anisah Herwati, S.Pd.I., M.Pd., bersama suaminya, Ustadz Dr. Mukayat, S.Sos., M.Sosio., bertolak menuju Tanah Suci pada Kamis (05/03/2026) melalui Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya. Keduanya tergabung dalam rombongan umrah yang dikelola oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

Keberangkatan tersebut sempat diliputi kekhawatiran menyusul konflik yang terjadi di beberapa wilayah Timur Tengah, seperti Gaza di Palestina, Suriah, dan Yaman.

Ustadzah Anisah mengungkapkan, bahwa pihak penyelenggara umrah, KBIHU PDM Surabaya sempat mempertimbangkan berbagai kemungkinan terkait keselamatan perjalanan para jemaah.

“Ada kebimbangan antara berangkat atau tidak. Pihak KBIUH PDM Surabaya, beberapa kali berembuk dengan calon jemaah. Bahkan sempat muncul opsi pembatalan demi pertimbangan keselamatan.” Ujar Ustadzah Anisa yang juga menjabat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Kurikulum SD Musix ini.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dua hari menjelang keberangkatan, penyelenggara akhirnya memastikan perjalanan tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan rute penerbangan.

“Rute penerbangan diubah dan harus melakukan transit tambahan untuk menghindari wilayah konflik.” Tambahnya.

Ingin Rasakan Ramadan dan Idul Fitri di Tanah Suci

Keputusan berangkat pada pertengahan Ramadan bukan tanpa alasan. Ustadzah Anisah dan suaminya telah merencanakan sejak awal agar dapat merasakan suasana ibadah puasa sekaligus menunaikan salat Idul Fitri di Tanah Suci.

“Kami ingin merasakan suasana Ramadan di sana sekaligus berharap bisa melaksanakan salat Idul Fitri di Masjidil Haram.” Ungkap guru kelas 3 International Class Program (ICP) tersebut.

Selama perjalanan ibadah ini, pasangan tersebut dijadwalkan berada di Tanah Suci selama lebih dari tiga pekan.

Persiapan keberangkatan pun harus dilakukan dalam waktu singkat karena jadwal yang diajukan lebih cepat dari perkiraan. Salah satunya dengan menitipkan anak-anak mereka kepada sang nenek di kampung halaman.

Doa dari Keluarga Besar SD Musix

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, Ustadz Munahar, S.H.I., M.Pd., turut menyampaikan doa dan harapan bagi Anisah dan suaminya yang berangkat menunaikan ibadah umrah.

“Semoga Ustadzah Anisah dan Bapak Mukayat diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta memperoleh umrah yang mabrur.” Ujar Ustadz Munahar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena para guru tidak dapat melepas langsung di bandara lantaran bertepatan dengan waktu sahur.

Pesawat yang membawa rombongan jemaah tersebut dijadwalkan lepas landas pada pukul 05.00 WIB dari Bandara Juanda menuju Jakarta untuk transit sebelum melanjutkan perjalanan menuju Arab Saudi. (Basirun).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Raih Keberkahan Idul Adha: LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah Surabaya Buka Program Qurban 1447 H

Surabaya, liputanmu - Menyambut hari raya Idul Adha yang penuh makna, LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah Surabaya secara resmi meluncurkan...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img