Wednesday, April 22, 2026
Wednesday, April 22, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan : Puasa Communal Piety

Must Read

Inspirasi Kehidupan : Puasa Communal Piety

Oleh Ustadz Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

(Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah)

Puasa adalah ibadah yang diwajibkan bagi muslim yang aqil- baligh (dewasa). Pada umumnya, baligh dimaknai dalam pengertian reproduksi. Laki-laki ditandai dengan ihtilam (mimpi basah), perempuan dengan haid (menstruasi).

Aqil berarti berakal sehat. Maksudnya sehat jasmani dan ruhani. Agama dan akal saling berkaitan. Hukum Islam berlaku bagi orang yang berakal dan penuh kesadaran. Di antara tujuan syariat (maqasid al-syariah), menurut Imam al-Ghazali, adalah untuk melindungi akal (hifz al-aql).

“Seseorang melaksanakan ajaran agama, karena kesadaran dan faktor-faktor internal, terutama iman dan taqwa”

Akan tetapi, kesadaran beribadah tidak lepas dari faktor eksternal, pengaruh lingkungan atau komunitas. Kesalehan suatu komunitas (communal piety) memengaruhi kesalehan seseorang. Banyak ibadah menjadi lebih baik jika dilaksanakan bersama-sama seperti salat, puasa, dsb. Salat berjamaah lebih 27 kali lebih baik daripada salat sendiri. Berpuasa terasa ringan di tengah masyarakat yang berpuasa.

Dalam Hadis disebutkan, setiap anak lahir dalam keadaan fitrah (beragama Islam). Ayahnya (lingkungan sosial) dapat menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi. Hadis tersebut menunjukkan betapa besarnya pengaruh lingkungan. Menurut Andrew Newberg dan Mark Waldman dalam Born To Believe (2007), manusia memiliki potensi beragama.

“Agama seseorang ditentukan oleh lingkungan sosialnya”

Filosofi masyarakat Minangkabau: adat bersendi syara dan syara bersendi Kitabullah menunjukkan bagaimana dekatnya hubungan agama dengan tradisi. Dalam fikih Imam Malik, tradisi yang baik (urf) dapat menjadi sumber hukum. Al-Adat Muhakkamat. 

Puasa akan lebih khusyu apabila kita berada di lingkungan sosial yang mendukung. Kekhusyuan berpuasa lebih terasa jika kita memperbanyak salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, bersedekah untuk komunitas.

“Puasa lebih khusyu, jika masyarakat menghormati dan menciptakan kondisi yang mendukung”

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Raih Keberkahan Idul Adha: LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah Surabaya Buka Program Qurban 1447 H

Surabaya, liputanmu - Menyambut hari raya Idul Adha yang penuh makna, LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah Surabaya secara resmi meluncurkan...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img