Saturday, April 11, 2026
Saturday, April 11, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan : Iran dan Reinkarnasi Perang Khandaq

Must Read

Inspirasi Kehidupan : Iran dan Reinkarnasi Perang Khandaq

Oleh KH. Nurbani Yusuf 

(Komunitas Padhang Makhsyar)

Al-Qur’an menyebut Al-Ahzhab atau koalisi : persekutuan orang Yahudi, kaum Musyrikin dan kaum setengah beriman karena kepentingan.

“Motif perang Khandaq atau Ahzhab adalah ekonomi, perluasan jalur perdagangan dan kembalian harta yang ditinggalkan di Mekkah karena ditinggal hijrah”

10 atau 20 ribu pasukan koalisi melawan 3.000 pasukan muslimin sungguh tidak berimbang. Apalagi musim paceklik dan cuaca ekstrim Madinah, stabilitas memburuk, ekonomi terganggu, kelaparan, kemiskinan menjadi faktor lain kelemahan muslimin.

Berhadap-hadapan sungguh tak mungkin. Adalah Salman Al Farisi, orang Parsi, orang Iran yang mengusulkan membuat parit: Strategi bertahan yang terbukti ampuh lagi jitu.

Pasukan muslimin cukup bertahan, intersep dan sesekali menyerang dengan arah musuh sebagai tanda tidak menyerah.

Dua puluh hari pasukan muslimin bertahan. Koalisi kelimpungan, logistik menipis, dingin menyerang. Gelisah dan putus asa. Selat Hormuz jalur perdagangan dikuasai. Dunia oleng, cadangan BBM susut. Inflasi karena biaya perang yang tinggi. Amerika perang melawan dirinya sendiri.

Kongsi pecah. Temen setengah beriman dicekam ragu, gelisah dan bimbang. Satu persatu pasukan koalisi pulang, tidak lagi melanjutkan perang karena takut dan gelisah mencekam salah satu cara Allah lemahkan mental — pasukan muslimin menang karena kuat bertahan.

Sungguh pertolongan Allah itu nyata: Iran sendirian melawan Yahudi dan sekutunya berikut temen setengah beriman yang berkawan dengan Yahudi. Pertempuran yang direncana satu hari, bertahan hingga tiga pekan. Sungguh luar biasa.

Allah bersama Iran — sebab Saudi, Qatar Emirat Abu Dhabi, Oman, Bahrain sedang berpaling. Allah gantikan mereka dengan orang Parsi, yang taat, yang patuh, yang tidak durhaka, yang tidak takut lapar, yang tahan menderita, yang cepat move on ketika terpuruk, yang militan, yang tidak suka mengeluh karena sabar menghadapi tekanan, yang tidak mengidap wahn cinta dunia takut mati.

“Semoga kemenangan itu nyata, pertolongan dan kuasa Allah lewat Iran, Aamiin, InsyaAllah”

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Antusiasme Siswa Kelas 9 SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Ikuti TKA Berbasis Komputer

Surabaya, liputanmu - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) kelas 9 di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya berlangsung pada 6–9 April...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img