Saturday, April 11, 2026
Saturday, April 11, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan : Yahudi Wahabi, Yahudi Syiah dan Islam Kejawen

Must Read

Inspirasi Kehidupan : Yahudi Wahabi, Yahudi Syiah dan Islam Kejawen

Oleh KH. Nurbani Yusuf

(Komunitas Padhang Makhsyar)

“Clear, Wahabi dibentuk Inggris dan Syiah digagas Abdullah bin Saba’, bertujuan sama buat memecah belah umat Islam dengan cara infiltrasi dan adu domba dari dalam”

Orang Jawa tidak punya ibadah khusus,
bagi spiritual Jawa : Tuhan tidak pernah jadi obyek ritual. Bukan karena tidak percaya, tapi karena terlalu menyadari. Aku bergantung prasangka hamba-Ku. Jangan sekali-sekali mati, sebelum berprasangka baik kepada-Ku. Bahkan Aku lebih dekat dari urat nadi mu.

Orang Jawa tidak sibuk mencari Tuhan ke luar. Karena mereka percaya:

  • Tuhan tidak pernah pergi.
  • Tuhan tidak menunggu disembah.
  • Tidak menagih pujian.
  • Dan tidak membutuhkan manusia untuk menjadi Tuhan.

“Karena sejak awal, Tuhan sudah Maha Ada bahkan sebelum manusia bisa menyebut nama-Nya”

Spiritual Jawa tidak menggambarkan Tuhan, bukan karena menolak tapi karena menyadari satu hal penting: Apapun yang bisa kamu bayangkan, bukan Tuhan.

Dan apapun yang bisa kamu lukiskan bukan hakikat-Nya. Maka orang Jawa tidak berdebat tentang siapa Tuhan, karena mereka memilih bertanya siapakah aku dihadapan Tuhan

Jawabannya ditemukan bukan lewat ibadah lahir tapi lewat laku batin: uzlah, tapa, hening, menyelam ke dalam diri di ruang suwung: sendiri di tengah ramai; menepi, manembah dan mangabdi.

Hingga suatu hari: Bukan Tuhan yang terasa jauh, tapi diri sendirilah yang terasa pulang.

Kesadaran ini disebut Sukma. Dalam Hindu disebut Atman. Dalam tasawuf disebut Nur Muhammad. Itulah percikan Tuhan di dalam diri manusia.

Dan ketika seseorang menemukan kesadaran itu, ia tidak menjadi orang suci, tetapi menjadi orang sadar. Sadar untuk hidup; bermoral, menjaga alam, dan merawat kehidupan.

Orang Jawa menyebutnya: Hamemayu Hayuning Bawonoo, merawat keindahan dunia.

“Maka orang Jawa bukan atheis, mereka hanya memilih, tidak menjadikan Tuhan sebagai simbol. Karena Tuhan mereka sadarkan sebagai sumber hidup, bukan untuk disembah saja. Tapi untuk diwujudkan dalam cara hidup”

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Antusiasme Siswa Kelas 9 SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Ikuti TKA Berbasis Komputer

Surabaya, liputanmu - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) kelas 9 di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya berlangsung pada 6–9 April...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img