Bojonegoro, liputanmu — Kepedulian terhadap permasalahan sampah plastik diwujudkan secara nyata oleh Dewan Kerja Pengenal Hizbul Wathan MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar melalui peluncuran program Bank Sampah, Senin (15/06/2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi limbah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
Berbeda dengan program yang bersifat instruktif dari pihak sekolah, Bank Sampah ini lahir dari inisiatif dan program kerja yang dirancang serta dikelola secara mandiri oleh Dewan Kerja Pengenal Hizbul Wathan MTsM 1 Banjaranyar. Kegiatan launching yang dilaksanakan di lingkungan madrasah tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan peduli lingkungan.
Peresmian program dilakukan langsung oleh Kepala MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar, Ustadzah Mugiharti, S.Pd., melalui prosesi simbolis. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Bank Sampah merupakan salah satu upaya nyata dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Program ini tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga melatih siswa untuk bertanggung jawab dan memiliki kesadaran dalam mengelola sampah sejak dini.” Ujarnya.
Pelaksanaan program ini mendapat pendampingan dari Muhammad Sultan Fathoni selaku Pembina Dewan Kerja Pengenal Hizbul Wathan. Sementara pengelolaan operasional sehari-hari dipimpin oleh Muhammad Guslian Prasetio, Ketua Umum Dewan Kerja Pengenal Hizbul Wathan MTsM 1 Banjaranyar bersama seluruh anggota.
Melalui mekanisme Bank Sampah, para siswa dapat menyetorkan sampah kering yang memiliki nilai ekonomis untuk kemudian dicatat sebagai tabungan. Selain membantu mengurangi volume sampah di lingkungan sekolah, sistem ini juga menjadi sarana edukasi dalam menanamkan budaya menabung, tanggung jawab, serta jiwa kewirausahaan yang berbasis pada kepedulian lingkungan.
Kemandirian Dewan Kerja Pengenal Hizbul Wathan dalam menginisiasi dan mengelola program ini menjadi bukti bahwa pelajar mampu berperan sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dengan hadirnya Bank Sampah, MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar berharap budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter seluruh warga madrasah. Program ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, lestari, dan berkemajuan. (Wirdatul Ulumiyah).














