Surabaya, liputanmu – Terus berbenah dan berkemajuan, SMP Muhammadiyah 1 Surabaya melaksanakan kegiatan Pra-Rapat Kerja (Pra-Raker) pada 1–2 Juli 2026 di gedung SMP Muhammadiyah 1 Surabaya sebagai tahapan awal dalam menyusun program kerja sekolah Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk melakukan evaluasi, menyelaraskan visi, serta merumuskan berbagai program yang akan menjadi arah pengembangan sekolah pada tahun ajaran mendatang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, penyampaian materi, diskusi kelompok, pemaparan hasil pembahasan, hingga penutupan. Seluruh peserta mengikuti setiap sesi secara aktif dengan memberikan berbagai gagasan yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan, penguatan karakter, dan pengembangan budaya kerja yang profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Ustadz Husnur Rif’an, S.Pd., menyampaikan bahwa Pra-Raker merupakan momentum untuk membangun kesamaan visi seluruh warga sekolah dalam mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul, adaptif, dan berkemajuan.
Menurutnya, setiap program harus dirancang berdasarkan kebutuhan nyata sekolah serta memiliki indikator keberhasilan yang jelas agar mampu memberikan dampak bagi peningkatan kualitas pembelajaran.
”Perencanaan yang baik akan melahirkan program yang berkualitas. Oleh karena itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan perlu memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan inovasi, memperkuat budaya mutu, serta menjadikan setiap program sebagai bagian dari ikhtiar membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.” Ungkapnya.

Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja
Dalam sesi diskusi, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai bidang kerja, yakni:
Pertama, Kelompok Ismuba membahas penguatan praktik ibadah peserta didik kelas VII hingga IX, peningkatan program hafalan Al-Qur’an, serta penyusunan program pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi guru dan karyawan.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai Islam dan ideologi Muhammadiyah sehingga seluruh tenaga pendidik dan kependidikan mampu menjadi teladan dalam sikap, budaya kerja, serta pelayanan pendidikan.
Kedua, Kelompok Kesiswaan dan Humas memfokuskan pembahasan pada pemetaan kelas berprestasi dan bilingual, penguatan budaya disiplin, pembinaan karakter peserta didik, serta optimalisasi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada peserta didik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap SMP Muhammadiyah 1 Surabaya.
Ketiga, Kelompok Kurikulum dan Sarana-Prasarana membahas integrasi sarana dan prasarana dalam mendukung efektivitas pembelajaran, evaluasi sistem penilaian peserta didik, serta penyusunan program pelatihan guru secara berkelanjutan. Peningkatan kompetensi pendidik dipandang sebagai faktor penting dalam mewujudkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.
Seluruh hasil diskusi dipresentasikan sebagai bahan penyempurnaan sebelum ditetapkan dalam Rapat Kerja Sekolah. Melalui proses tersebut, setiap program diharapkan memiliki arah yang jelas, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan Pra-Raker ini menjadi wujud komitmen SMP Muhammadiyah 1 Surabaya dalam membangun budaya perencanaan yang partisipatif dan berbasis evaluasi. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi akademik, program-program yang disusun menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, profesionalisme pendidik, serta pembentukan karakter peserta didik.
Dengan demikian, sekolah optimistis mampu mewujudkan ekosistem pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan selaras dengan cita-cita Muhammadiyah dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat. (Anas Febriyanto/Kontributor SMPM 1 Surabaya).














