Tuesday, July 21, 2026
Tuesday, July 21, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Belajar dari Team Spanyol untuk AUM Wonokromo: Ketika Kolektivitas Mengalahkan Segalanya

Must Read

Belajar dari Team Spanyol untuk AUM Wonokromo: Ketika Kolektivitas Mengalahkan Segalanya

Oleh Ustadz Ir. Lukman 

(Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

Kemenangan Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia bukan sekadar kisah tentang sebuah gol atau bintang lapangan.

“Kemenangan itu lahir dari tiga kekuatan utama: kolektivitas, organisasi permainan, dan kesabaran menjalankan strategi”

Tidak ada pemain yang merasa paling hebat. Setiap orang memahami perannya, saling menopang, dan bergerak menuju tujuan yang sama. Hasilnya, Spanyol berhasil mengangkat trofi dunia.

Pelajaran ini sangat relevan bagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya sekolah-sekolah di lingkungan PCM Wonokromo. Kemajuan Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24, Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7, Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6, Sekolah Berbasis Pesantren, Boarding School SMP Muhammadiyah 4, dan Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 Gadung Surabaya, tidak akan lahir karena satu kepala sekolah yang hebat atau segelintir guru yang luar biasa.

Keunggulan akan tercipta ketika seluruh unsur bergerak sebagai satu tim: pimpinan, guru, tenaga kependidikan, Majelis, PCM, komite, orang tua, alumni, hingga para siswa memiliki visi yang sama.

“Sebagaimana Spanyol yang disiplin menjaga organisasi permainan, setiap sekolah juga memerlukan organisasi kerja yang rapi”

Program pendidikan harus saling terhubung, promosi sekolah dilakukan bersama, kualitas pembelajaran terus diperbaiki, dan budaya pelayanan kepada siswa menjadi prioritas. Ketika setiap unit bekerja sendiri-sendiri, energi akan habis untuk persaingan internal. Namun ketika semua saling menguatkan, yang tumbuh adalah kekuatan kolektif Muhammadiyah.

Hal lain yang patut diteladani adalah kesabaran taktik. Spanyol tidak memaksakan kemenangan dalam beberapa menit pertama. Mereka percaya pada proses, terus menjalankan strategi, hingga akhirnya peluang terbaik datang.

Demikian pula membangun sekolah unggul tidak bisa diukur dalam hitungan minggu atau bulan. Dibutuhkan kesabaran memperbaiki mutu guru, meningkatkan prestasi siswa, membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat branding sekolah, serta menjaga pelayanan yang konsisten.

“Hasil besar adalah buah dari proses yang terus dijaga”

Karena itu, sudah saatnya seluruh AUM di bawah PCM Wonokromo memperkuat semangat; “menang bersama, maju bersama“. Keberhasilan satu sekolah bukan ancaman bagi sekolah lain, tetapi menjadi kemenangan bersama yang mengangkat nama Muhammadiyah di Wonokromo.

Ketika SDM 24, SDM 7, SDM 6, SMPM 4, dan SMAM 3 saling bersinergi, berbagi praktik baik, saling mendukung dalam promosi, dan menjaga kualitas secara bersama, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh semakin kuat.

Spanyol telah membuktikan bahwa trofi dunia diraih oleh tim yang paling solid. Demikian pula sekolah-sekolah Muhammadiyah. Keunggulan tidak dibangun oleh ego, melainkan oleh kolektivitas yang kokoh, organisasi yang tertata, dan kesabaran menjalankan strategi secara istiqamah.

“Dari sinilah akan lahir sekolah-sekolah Muhammadiyah PCM Wonokromo yang semakin maju, unggul, dan menjadi pilihan utama masyarakat”

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Outbond Ceria Pererat Persaudaraan Murid Baru SMP Muhammadiyah 4 Balen, Bojonegoro

Bojonegoro, liputanmu – Gelak tawa dan semangat kebersamaan mewarnai penutupan Forum Ta'aruf dan Orientasi (FORTASI) SMP Muhammadiyah 4 Balen...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img