Surabaya, liputanmu – Semarak Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Remaja Masjid (Remas) Sholahuddin SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya gelar Competition of Smart Muslim Generation (Cosmig) 2025 berbagai kegiatan lomba, mulai dengan Adzan, Da’i Muda, Tartil Tahfidz Qur’an. Ada juga lomba Hijaiyah Challenge, Solo Vokal, Story Telling serta Cerdas Cermat. Selasa (09/09/2025).
Selain lomba, kegiatan ini juga diisi dengan menyalurkan dana Raseda (Rabu Sedekah Dua Ribu), yang digagas siswa dan guru Spemma Pucang Surabaya hingga kini masih terus dijalankan.
Dana Raseda berasal dari uang jajan yang disisihkan khusus seluruh siswa Spemma Pucang Surabaya, kemudian dikumpulkan untuk disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan di sekitar Sekolah.
Para pejuang veteran, pengemudi ojek online (ojol), tukang becak, penjaga masjid baik marbot maupun Takmir Masjid, hingga membantu mencetak Al-Qur’an dan diserahkan ke sejumlah Masjid, serta membantu program penghapusan tato.
Sebulan yang lalu, pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke 80, juga telah disalurkan kepada para Veteran Surabaya yang hadir ke Spemma Pucang Surabaya dalam program Veteran Mengajar.
Kepala Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noechruddin, S.Si., MM., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa dana Raseda disalurkan kepada para siswa difabel dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semolowaru Utara Surabaya.
“Ada perwakilan dari pihak SLB YPAC, kami undang ke Sekolah, karena dana Raseda ini memang murni hasil uang yang dikumpulkan para siswa Spemma, dan mereka juga yang menyerahkan langsung kepada yang berhak di Sekolah.” Ujarnya.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa distribusi dana Raseda ini bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Besar Islam (HBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, dan menyerahkan hadiah kepada para siswa pemenang lomba Competition of Smart Muslim Generation (Cosmig) 2025.
“Ada 8 jenis lomba Cosmig 2025 yang diikuti seluruh siswa Spemma, antara lain tahfizh, tartil, azan, solo vokal, story telling, sirah sahabat, dan cerdas cermat.” Ungkapnya.
Ia lantas menyampaikan bahwa melalui program Raseda ini, semoga bermanfaat dan membantu adik-adik di panti.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT, bisa mengimplementasikan ajaran Rasulullah SAW kepada anak-anak, untuk mempraktikkan gemar bersedekah dan gemar melayani.” Tandasnya.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha YPAC Surabaya, Bapak Bambang Susilo yang datang mewakili, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian dari seluruh siswa dan guru Spemma.
“Kami di sini juga merasa terharu dan terima kasih banyak karena memang kami melayani anak-anak difabel seperti ini, dengan bermacam-macam suatu kecacatan, sehingga penuh halangan ataupun tantangan yang harus kita hadapi.” Ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa anak-anak kami ini sebenarnya juga tidak mampu semua, jadi ada beberapa yang kurang mampu juga mungkin karena alasan-alasan tertentu, sehingga sering anak-anak diistimewakan.
“Melalui bantuan ini, akan kami manfaatkan untuk kegiatan operasional sebanyak 24 siswa difabel, mulai dari TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB, hingga Vokasi.” Tandasnya.
Selain itu, juga akan diberikan kepada sejumlah guru pendamping sebanyak 22 orang, terdiri dari 20 guru reguler, dan 2 guru vokasi.
“Harapan saya bahwa ini bisa berlanjut karena selain untuk sedekah juga, mungkin pahala yang diterima akan lebih baik untuk disalurkan ke anak-anak yang mempunyai kebutuhan khusus atau difabel ini.” Pungkasnya. (Humas/Gus).














