Saturday, February 28, 2026
Saturday, February 28, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
tourtravel
toyaaa
sekolahinovatif
lazizmu
smpmu4
airsuli5
previous arrow
next arrow
Shadow

Apel Milad Muhammadiyah Ke 113 : Ingatkan Semangat Pengorbanan KH Ahmad Dahlan

Must Read

Surabaya, liputanmu – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo gelar Apel Milad sebagai puncak Semarak Milad Muhammadiyah Ke 113 di lingkungan Muhammadiyah Wonokromo. Kegiatan diawali dengan lomba-lomba, pawai ta’aruf, bakti sosial dan apel Milad menjadi semangat tersendiri dalam menambah semangat ruh perjuangan dalam dakwah Muhammadiyah berkemajuan.

Seluruh warga Muhammadiyah berpartisipasi dengan penuh khidmat, mulai dari Pimpinan Cabang, Ranting, Majelis, Ortom, guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah serta simpatisan Muhammadiyah di lingkungan Wonokromo.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, Ir. H. Lukman mengingatkan kembali semangat pengorbanan KH. Ahmad Dahlan. Hal itu ia sampaikan saat memberikan amanat pada Apel Milad ke-113 Muhammadiyah pada Selasa (18/11/2025).

“Milad Muhammadiyah menjadi momentum refleksi atas perjalanan masa lalu, khususnya ketika KH. Ahmad Dahlan mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah.” Tuturnya.

Selanjutnya, ia berkisah tentang peristiwa pada sekitar tahun 1921, ketika KH. Ahmad Dahlan melelang perabotan rumahnya karena tidak memiliki dana untuk menggaji guru dan karyawan Muhammadiyah.

“KH. Ahmad Dahlan mengumpulkan warga Kauman dan melelang seluruh barang miliknya, seperti lemari, meja, kursi, hingga pakaian. Hasil lelang yang terkumpul mencapai lebih dari 4.000 gulden, jauh melampaui kebutuhan dana Muhammadiyah saat itu yang hanya sekitar 500 gulden.” Ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa anehnya, setelah proses lelang selesai, para pembeli tidak membawa pulang barang-barang yang telah mereka menangkan. Sebaliknya, mereka justru mengembalikan barang tersebut kepada KH. Ahmad Dahlan.

“KH. Ahmad Dahlan mengatakan kepada para peserta lelang agar membawa barang-barang yang telah mereka beli, atau jika tidak, ia akan mengantarkannya. Namun, salah seorang peserta menjawab bahwa barang-barang tersebut biarlah tetap berada di tempat itu dan semuanya dikembalikan kepada KH. Ahmad Dahlan.” Katanya.

Ustadz Lukman, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa KH. Ahmad Dahlan saat itu mempertanyakan bagaimana dengan kelebihan uang hasil lelang, sebab ia hanya membutuhkan 500 gulden sementara yang terkumpul mencapai 4.000 gulden.

“Orang itu pun membalas bahwa sisa uang tersebut sebaiknya dimasukkan ke kas Muhammadiyah karena yang membutuhkan bukan KH. Ahmad Dahlan secara pribadi, melainkan Muhammadiyah.” Imbuhnya.

Dari kisah tersebut, Ustadz Lukman menegaskan bahwa peristiwa bersejarah itu menunjukkan semangat pengorbanan KH. Ahmad Dahlan yang rela melepas hartanya demi memajukan Persyarikatan Muhammadiyah.

Ia kemudian memaparkan berbagai capaian selama masa kepemimpinannya, salah satunya adalah proses ekspansi gedung lembaga pendidikan yang saat ini sedang berjalan.

“Saat ini, SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) sedang membangun gedung baru setinggi enam lantai yang lokasinya tidak jauh dari sekolah. Pembangunan tersebut merupakan perluasan dari gedung lama.” Terangnya.

Ia juga menjelaskan dengan bersemangat bahwa gedung lama sudah tidak lagi kondusif untuk pengembangan lembaga, yakni:

  1. Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 juga telah membebaskan lahan seluas 120 meter.
  2. Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 berencana membeli lahan untuk lokasi baru, sekaligus pembangunan infrastruktur baru.
  3. Sekolah Berbasis Pesantren, Boarding School SMP Muhammadiyah 4 (Spempat) telah membangun gedung Muhammadiyah Tahfidz Center (MTC) empat lantai.
  4. Sedangkan Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 (Smamga) akan memasang lift untuk menunjang akses menuju lantai lima.

“Sekali lagi, terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport kegiatan ini sehingga berjalan lancar dan sukses, khususnya panitia pelaksana yang begitu luar biasa, sampai lembur. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan, Aamiin.” Pungkasnya.

Agenda apel pagi tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Setelah rangkaian kegiatan selesai, panitia kemudian mengumumkan para pemenang lomba serta memberikan penghargaan kepada para tokoh sesepuh Muhammadiyah maupun Aisyiyah di lingkungan Wonokromo. (Basirun).

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Darul Arqam MI Muhammadiyah 25 Surabaya: Bekali Siswa Akhlak Mulia dan Tekad Baja Tolak Narkoba

Surabaya, liputanmu - Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti penutupan kegiatan Darul Arqam Kelas VI MI Muhammadiyah 25 Surabaya...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img