Sunday, March 15, 2026
Sunday, March 15, 2026
Desain Banner Wonokromo 1
previous arrow
next arrow
Shadow

Inspirasi Kehidupan : Saatnya Menaikkan Value Diri

Must Read

Inspirasi Kehidupan : Saatnya Menaikkan Value Diri

 Oleh Ustadz drh. Zainul Muslimin 

(Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur)

“Orang bernilai tinggi itu selalu dicari”

Di hadapan kita, ada sebuah pelajaran sederhana, namun sangat dalam maknanya. Pecahan terbesar uang rupiah adalah 100 ribu. Tidak ada yang lebih tinggi nilainya. Dan karena nilainya paling tinggi, ia paling sering dipilih ketika orang membutuhkan nilai besar dalam satu lembar.

Hidup Pun Memiliki Hukum yang Mirip

Orang yang memiliki value tinggi—akhlaknya baik, ilmunya bertumbuh, manfaatnya terasa—akan lebih mudah dipercaya, diandalkan, dan dipilih dalam banyak kesempatan.

“Bukan karena ia paling sempurna, tetapi karena ia paling bernilai”

Awal Ramadhan adalah momentum terbaik untuk bertanya dengan jujur kepada diri sendiri: “Sudahkah value diri kita naik di hadapan Allah dan manusia?”

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah madrasah peningkat kualitas jiwa. Bulan di mana:

  • Yang biasa menjadi lebih disiplin,
  • Yang lalai belajar kembali fokus,
  • Yang biasa saja berusaha naik kelas menjadi lebih bernilai.

“Jika uang 100 ribu dipilih karena nilainya, maka manusia dipilih karena keteladanan dan manfaatnya”

Maka mari jadikan Ramadhan ini sebagai titik balik:

  • Perbaiki shalat kita; karena dari sanalah kekuatan jiwa lahir.
  • Jaga lisan kita; karena dari sanalah kehormatan terpelihara.
  • Luaskan manfaat kita; karena manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat.
  • Luruskan niat kita; karena Allah menilai dari hati, bukan hanya aksi.

Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai. Tidak perlu menunggu hebat untuk bergerak. Yang Allah SWT lihat adalah kesungguhan untuk terus naik value setiap hari.

Barangkali tahun lalu kita masih biasa. Ramadhan ini, saatnya naik kelas. Jadilah pribadi yang kuat ibadahnya, lembut akhlaknya, luas manfaatnya, dan indah keteladanannya.

“Karena pada akhirnya, bukan yang paling ramai yang akan bertahan, tetapi yang paling bernilai yang akan selalu dipilih”

Bukan siapa yang paling viral, bukan siapa yang paling terlihat, tapi siapa yang paling bernilai di sisi Allah — itulah yang akan dimuliakan.

Allah sudah mengingatkan: “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Artinya jelas, yang naik derajat bukan yang paling kaya, bukan yang paling viral, tapi yang paling tinggi value takwanya.

Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad).

Tetap semangat melangkah. Awali dengan niat yang lurus. Yuk naik level, Bismillah.

- Iklan -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- iklan -spot_img
Latest News

Ketua PCM Wonokromo : Selamat Milad Ke-48, Momentum untuk Bergerak Lebih Cepat 

Surabaya, liputanmu – Momentum Semarak Ramadan 1447 H sekaligus Milad ke-48 (09 Maret 1978-09 Maret 2026), Sekolah Karakter SD...
- Iklan -spot_img

More Articles Like This

- Iklan -spot_img