Surabaya, liputanmu – Terus berkemajuan, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Wilayah Jawa Timur kembali menggelar syiar dakwah; “Safari Imam Palestina” Ramadhan 1447 Hijriyah. Dua orang Imam dari Gaza Palestina mendarat di bandara Juanda Surabaya. Selasa (17/02/2026).
Kedua Imam atau Syaikh dari Gaza itu adalah Muhammad Marwan Ismail Hamd dan Muhammad Shammallakh.
Imam dari Gaza itu datang atas undangan dari LAZISMU Jatim dan untuk perjalanan dari Palestina hingga ke Indonesia difasilitasi oleh Darul Quran al-Karim WaSunnah (DQWS), sebuah Yayasan Palestina yang mempunyai perwakilan di Jakarta.
Syaikh Muhammad Marwan Ismail Hamd adalah seorang hafidz al-Qur’an bersanad, Imam Masjid Abu Dzar Al-Ghifari Gaza dan guru tahfidz al-Qur’an pada ma’had DQWS. Sedangkan Syaikh Muhammad Shammallakh juga seorang hafidz Qur’an bersanad, guru tajwid dan imam pada Masjid Mus’ab bin Umair kota Gaza.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua LAZISMU Jatim yang membidangi pendistribusian dan pendayagunaan, Ustadz Aditio Yudono mengatakan bahwa kegiatan safari Imam Palestina ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan Ramadhan dan sudah berjalan selama 6 tahun.
“LAZISMU senantiasa menunjukkan komitmen dan dukungan kepada perjuangan rakyat Palestina yang masih terus menderita di bawah kekejaman dan kebiadaban zionis Israel.” Ujarnya Ustadz Aditio Yudono saat menjemput kedatangan Syaikh Palestina di bandara Juanda (17/02).
Bentuk dukungan LAZISMU, lanjut Ustadz Aditio, diwujudkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan yang setiap tahun kita kirimkan ke Gaza dan Tepi Barat Palestina melalui berbagai saluran. Selain itu, LAZISMU juga memfasilitasi pemuda pemudi Palestina untuk mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah di tanah air.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadhan yang tahun ini bertema; “Palestina, Bangkit, Pulih dan Kuat Kembali”, ini tidak semata untuk mencari dukungan donasi, tetapi lebih dari itu, bertujuan agar semakin tertautnya hati kedua bangsa Indonesia dan Palestina dalam menjalin hubungan persaudaraan guna meraih perdamaian sejati di dunia.
Selama 20 hari di bulan Ramadhan 1447 Hijriyah, mulai tanggal 17 Februari hingga 7 Maret 2026 Miladiyah, dua orang Imam dari Gaza Palestina akan bersafari ke 13 Daerah di Jawa Timur, mengunjungi sekitar 90 Masjid dan Sekolah atau tempat dan lokasi yang menjadi sasaran syiar dakwah.
“Untuk pelaksana teknisnya dilakukan oleh Tim LAZISMU Daerah di masing-masing kota dan kabupaten yang bertugas.” Katanya.

Adapun rutenya, Syaikh Muhammad Marwan Ismail Hamd akan bersafari ke daerah-daerah antara lain Kab Sidoarjo (17 s/d 21 Februari 2026), Kab Mojokerto (21 s/d 22 Februari 2026), Kab Pasuruan (22 s/d 24 Februari 2026), Kota Pasuruan (24 s/d 26 Februari 2026), Kab Lumajang (26 Februari s/d 1 Maret 2026), Kab Jember (1 s/d 4 Maret 2026) dan Kab Situbondo (4 s/d 6 Maret 2026).
Sedangkan Syaikh Muhammad Shammallakh bersafari ke daerah-daerah, seperti : Kota Surabaya (17 s/d 22 Februari 2026), Kota Mojokerto (22 s/d 23 Februari 2026), Kota Malang (23 s/d 26 Februari 2026), Kab Malang (26 s/d 28 Februari 2026), Kab Blitar (28 Februari s/d 2 Maret 2026), Kab Tuban (2 s/d Rabu 4 Maret 2026), Kab Sidoarjo (4 s/d 5 Maret 2026) dan di Surabaya (6 s/d 7 Maret 2026).
“Kedua Syaikh Palestina akan menjadi Imam pada Sholat Tarawih dan penceramah usai sholat Tarawih. Pun demikian dengan Imam Sholat Subuh, dan tausiyah jelang berbuka puasa sebelum Maghrib. Selain itu dalam kunjungan ke sekolah atau pondok pesantren, Syaikh juga akan melakukan tasmi’, tahsin dan tahfidz al-Qur’an pada siswa-siswi sekolah dan santri pondok.” Jelas Aditio.
Ia juga mengatakan bahwa untuk sholat tarawih pertama bersama Syaikh Palestina akan dilaksanakan pada hari selasa malam ini, 17 Februari 2026, yang sudah masuk tanggal 1 Ramadhan 1447 H, di Masjid kota Surabaya dan Sidoarjo yang sudah ditunjuk.
“Selamat melaksanakan ibadah bulan Ramadhan 1447 Hijriyah, semoga puasa dan ibadah kita diterima dan diridhoi Allah SWT.” Pungkas Aditio Yudono. (Ddt).














